SILABUS DISINISILABUS TYPE TYPE TYPE HERE SILABUS DISINISILABUS DISINISILABUS TYPE TYPE TYPE DISINISILABUS DISINISILABUS DISINISILABUS TYPE TYPE TYPE DISINISILABUS DISINISILABUS DISINISILABUS TYPE TYPE TYPE DISINISILABUS DISINISILABUS DISINISILABUS TYPE TYPE TYPE DISINISILABUS DISINISILABUS DISINISILABUS TYPE TYPE HERE
SILABUS DISINISILABUS TYPE TYPE TYPE DISINISILABUS DISINISILABUS DISINISILABUS TYPE TYPE TYPE DISINISILABUS DISINISILABUS DISINISILABUS TYPE TYPE TYPE DISINISILABUS DISINISILABUS DISINISILABUS TYPE TYPE TYPE DISINISILABUS DISINISILABUS DISINISILABUS TYPE TYPE TYPE DISINISILABUS DISINISILABUS TYPE HERE
Artikel Terpopuler
Senin, 07 November 2016
RPP MAPEL FIQIH KELAS 6 SEMESTER 2
TYPE TYPE HERE RPP RPP RPP DISINIKETIK DISINIKETIK DISINIKETIK RPP RPP RPP DISINIKETIK DISINIKETIK DISINIKETIK RPP RPP RPP DISINIKETIK DISINIKETIK DISINIKETIK RPP RPP RPP DISINIKETIK HERE
RPP TYPE HERE
RPP TYPE HERE
RPP MAPEL FIQIH KELAS 6 SEMESTER 1
TYPE HERE RPPNYA
RPPNYA HERE TYPE TYPE TYPE RPPNYA HERE HERE HERE RPPNYA RPPNYA TYPE TYPE TYPE RPPNYA HERE HERE HERE RPPNYA RPPNYA TYPE TYPE TYPE HERE HERE RPPNYA RPPNYA
RPPNYA HERE TYPE TYPE TYPE RPPNYA HERE HERE HERE RPPNYA RPPNYA TYPE TYPE TYPE RPPNYA HERE HERE HERE RPPNYA RPPNYA TYPE TYPE TYPE HERE HERE RPPNYA RPPNYA
Tujuan dan Manfaat PTK
Tujuan dan manfaat PTK bagi guru – Penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilakukan oleh guru memiliki ciri khas tersendiri. PTK bukan untuk menguji sebuah hipotesa, sebagaimana lazimnya penelitian formal yang dilakukan di oleh perorangan atau lembaga.
DDTK PTK Di Aula Kemenag Kab. Aceh Timur
[Idi | Syarifuddin] Penelitian Tindakan Kelas (PTK) merupakan langkah
yang terencana yang dikhususkan bagi seorang guru untuk mewujudkan
kualitas pendidikan yang lebih baik. Oleh karena itu, PTK memiliki
manfaat yang sangat besar, baik aspek akademis, maupun aspek praktis.
Hal itu dikatakan Kepala Seksi Pendidikan Agama Islam, M. Isa, S.Ag, M.Pd dalam sambutannya mewakili Kepala Kantor Kemenag Aceh Timur pada acara penutupan diklat, Minggu (6/11) di Idi.
"Dalam aspek akademis, PTK akan sangat membantu guru menghasilkan pengetahuan yang shahih dan relevan bagi kelas mereka yang dapat memperbaiki mutu pembelajaran dalam jangka pendek. Sedangkan dalam aspek praktis, PTK merupakan pelaksanaan inovasi pembelajaran dari bawah, peningkatan mutu dan perbaikan proses pembelajaran yang dilakukan guru secara rutin," imbuh M. Isa.
Dengan selesainya mengikuti diklat ini, M. Isa mengharapkan kepada peserta agar mampu meningkatkan kemampuannya menemukan persoalan dalam proses pembelajaran di madrasah masing-masing serta mencari solusi melalui PTK.
"Lewat PTK kita berharap proses pembelajaran di madrasah akan lebih baik," pungkas M. Isa.
Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kankemanag Aceh Timur, Fadli, S.Ag selaku Ketua Panitia Pelaksanan menjelaskan, diklat di tempat kerja (DDTK) yang diikuti 30 peserta itu merupakan kerja sama Kankemanag Aceh Timur dan Balai Diklat Keagamaan (BDK) Aceh.
"Diklat diikuti 19 guru Madrasah Ibtidaiyah, 7 guru Madrasah Tsanawiyah, dan 4 guru Madrasah Aliyah sejak 31 Oktober lalu merupakan kerja sama Kankemenag Aceh Timur dan BDK Aceh," sisipnya.
Sedangkan pemateri, menurut Fadli, terdiri dari widyaiswara (WI) daerah dan pusat.
"WI terdiri dari Drs. Abdul Wahab, SH, MA, yang berasal dari BDK Aceh dan WI Ahli Utama dari Pusdiklat Tenaga Teknis Pendidikan dan Keagamaan di Jakarta, yakni Dra. Dermawati, M.Si," pungkas Fadli. [yyy]
Hal itu dikatakan Kepala Seksi Pendidikan Agama Islam, M. Isa, S.Ag, M.Pd dalam sambutannya mewakili Kepala Kantor Kemenag Aceh Timur pada acara penutupan diklat, Minggu (6/11) di Idi.
"Dalam aspek akademis, PTK akan sangat membantu guru menghasilkan pengetahuan yang shahih dan relevan bagi kelas mereka yang dapat memperbaiki mutu pembelajaran dalam jangka pendek. Sedangkan dalam aspek praktis, PTK merupakan pelaksanaan inovasi pembelajaran dari bawah, peningkatan mutu dan perbaikan proses pembelajaran yang dilakukan guru secara rutin," imbuh M. Isa.
Dengan selesainya mengikuti diklat ini, M. Isa mengharapkan kepada peserta agar mampu meningkatkan kemampuannya menemukan persoalan dalam proses pembelajaran di madrasah masing-masing serta mencari solusi melalui PTK.
"Lewat PTK kita berharap proses pembelajaran di madrasah akan lebih baik," pungkas M. Isa.
Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kankemanag Aceh Timur, Fadli, S.Ag selaku Ketua Panitia Pelaksanan menjelaskan, diklat di tempat kerja (DDTK) yang diikuti 30 peserta itu merupakan kerja sama Kankemanag Aceh Timur dan Balai Diklat Keagamaan (BDK) Aceh.
"Diklat diikuti 19 guru Madrasah Ibtidaiyah, 7 guru Madrasah Tsanawiyah, dan 4 guru Madrasah Aliyah sejak 31 Oktober lalu merupakan kerja sama Kankemenag Aceh Timur dan BDK Aceh," sisipnya.
Sedangkan pemateri, menurut Fadli, terdiri dari widyaiswara (WI) daerah dan pusat.
"WI terdiri dari Drs. Abdul Wahab, SH, MA, yang berasal dari BDK Aceh dan WI Ahli Utama dari Pusdiklat Tenaga Teknis Pendidikan dan Keagamaan di Jakarta, yakni Dra. Dermawati, M.Si," pungkas Fadli. [yyy]
Langganan:
Postingan (Atom)


